SEMARAKPOST | KEPAHIANG –Media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan seorang pria memegang dan membawa seekor ular berbisa jenis kobra di seputaran Pasar Kepahiang. Dalam video tersebut, pria itu tampak lalu lalang sambil memperlihatkan ular yang seolah telah ia jinakkan.
Namun siapa sangka, video viral itu justru menjadi momen terakhir dalam hidup pria bernama Herianto (37) warga Desa Tebat Monok. Sekitar empat jam setelah video tersebut ramai di media sosial, kabar duka datang. Herianto dikabarkan meninggal dunia kisaran pukul 14.00 WIB, diduga akibat gigitan ular berbisa yang sebelumnya ia pegang sendiri.
Ular kobra tersebut diketahui didapat Herianto di seputaran Kelurahan Pasar Kepahiang. Selama kurang lebih empat jam, ular itu ia bawa dan ia akrabi, hingga akhirnya justru menjadi “senjata” yang merenggut nyawanya sendiri.
Dalam rekaman video yang beredar, ular tersebut tampak tenang dan tidak agresif, seolah telah menjadi teman akrab Herianto meski baru saja ditangkap. Tak ada yang menyangka, video itu menjadi detik-detik terakhir sebelum tragedi terjadi.
Kabar meninggalnya Herianto dibenarkan oleh Direktur Utama RSUD Kepahiang, dr. Febi. Ia menyampaikan bahwa pihak rumah sakit menerima pasien dengan dugaan gigitan ular berbisa.
“Pasien atas nama Herianto, dugaan digigit ular itu benar, lantaran ditemukan adanya bekas gigitan,” ujar dr. Febi, Jumat (30/1/2026).
Sebelum kejadian tragis tersebut, Herianto sempat mengaku kepada warga bahwa ia berniat menjual ular hasil tangkapannya. Namun takdir berkata lain, ia lebih dahulu menghembuskan napas terakhir sebelum rencana tersebut terwujud.(mat)











